Tangis Pecah di Desa Purun PALI, Dua Balita Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Tenggelam di Sungai

PALI – TEROPONGSUMSEL.COM
Kabar duka menyelimuti warga Desa Purun, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Dua anak perempuan yang masih berusia balita ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di Sungai Purun, Senin (25/05/2026).

Kedua korban masing-masing berinisial Mawar (4), putri pasangan Sigit dan Amina, serta Melati (4), putri pasangan Rafli dan Dea. Keduanya diketahui merupakan warga Dusun I, Desa Purun, Kecamatan Penukal.
Sebelumnya, kedua balita tersebut dilaporkan hilang oleh pihak keluarga karena hingga menjelang malam belum juga pulang ke rumah masing-masing.

“Dua anak itu sebelumnya dikabarkan hilang menjelang magrib. Warga yang curiga kemudian langsung melakukan pencarian bersama-sama di area sekitar sungai,” ujar Dedi, warga setempat.

Hilangnya dua balita tersebut membuat warga panik. Masyarakat Desa Purun berbondong-bondong melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir kedua korban terlihat.

Menurut Dedi, warga menduga kedua anak perempuan itu bermain di sekitar sungai sebelum akhirnya hilang.
“Warga langsung mencari karena kedua anak itu tidak kunjung pulang. Setelah dilakukan pencarian hampir satu jam, akhirnya keduanya ditemukan di Sungai Purun,” katanya.

Menjelang waktu magrib, kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di aliran Sungai Purun.
“Setelah warga melakukan pencarian, akhirnya kedua anak perempuan itu ditemukan di Sungai Purun dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ungkap Dedi.

Peristiwa tragis tersebut sontak menghebohkan warga Desa Purun dan sekitarnya. Suasana haru dan tangis keluarga pecah saat jasad kedua korban berhasil ditemukan warga. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat Desa Purun.

Peristiwa tersebut diharapkan menjadi perhatian serius bagi para orang tua agar selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai atau lokasi yang berpotensi membahayakan.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi keterangan resmi dari Pemerintah Desa Purun, Kecamatan Penukal, maupun pihak Kepolisian Sektor Penukal Abab terkait peristiwa tersebut.

 

 

 

Sumber: IWOI Pali.

Related posts

Leave a Comment